Hasil Kuesioner eCommerce & ePayment – Part 1
Beberapa waktu yang lalu akhirnya saya membuat kuesioner online terkait dengan topik yang sedang saya kaji yaitu mengenai e-commerce dan e-payment. Hal ini saya lakukan karena sulitnya memperoleh data yang akurat dan update terkait dengan awareness masyarakat Indonesia terkait dengan e-commerce dan e-payment ini. Meskipun sampel yang saya ambil ini terutama adalah teman SD, SMP, SMA, kuliah hingga temen kantor , senior, junior, keluarga, dosen, hingga kenalan yang saya temui di facebook dan YM, saya berusaha untuk seoptimal mungkin mengacak nya (seperti yang dapat dilihat pada karakteristik sampel untuk segment 1) sehingga Insya Allah hasil yang saya peroleh dapat menjadi acuan saya dalam membuat kajian mengenai e-commerce dan e-payment.
Kuesioner ini menggunakan metode stratified – non probability sampling, dimana kuesioner ini saya tujukan ke 3 segmen yang saya bedakan menurut umur. Segment pertama antara 21 hingga 25 tahun, segment kedua antara 25 hingga 30 tahun, sedangkan segment terakhir diatas 30 tahun. Untuk masing – masing segment saya ambil 35 – 40 sampel. Selanjutnya untuk setiap segment juga akan diidentifikasi lagi karakteristik jenis kelamin, pekerjaan, hingga sebaran usia.
Dari pembagian segment tersebut selanjutnya dapat diketahui karakteristik dan awareness dari masing – masing segment, sehingga saya berharap dapat dijadikan referensi dalam pembuatan kajian dalam pengembangan produk katiannya dengan e-commerce dan e-payment.
Berikut adalah hasil dari kuesioner bagian pertama untuk segment umur 21 hingga 25 tahun.
Makna Sebuah Titipan by WS Rendra
Ketika semua orang memuji milikku
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya :
Mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Antara Forest Gump dan Janji ALLAH
“Life was like a box of chocolate, you’ll never know what you’re gonna get”
“Put the past behind before you can move on”
“Miracles happen everyday”
- Forest Gump -
Hidup ini seperti sekotak coklat, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan kita dapat… Kita akan selalu membayangkan coklat yang manis..Namun, belum tentu coklat yang kita rasakan ini manis.. Sometimes the things go wrong, kadang kita merasa kalau hidup itu mengecewakan.. Sehingga rasanya kita ingin “memuntahkan” coklat ini.. Kalau diantara temen – temen pernah menonton film atau baca novelnya, tentunya masih ingat saat Letnan Dan, komandan Forest di Perang Vietnam..Yang bercita – cita untuk mati dalam perang (karena keluarganya mati turun temurun dalam perang) yang harus kehilangan kedua kakinya..Dan sangat membenci Forest karena menyelamatkannya dalam Perang Vietnam… Masih ingat adegan dimana si Letnan “protes” ke Tuhan di tengah laut saat badai…Hingga akhirnya… Tuhan dan Letnan “berdamai”
Forest Gump..Film yang dibintangi oleh Tom Hanks ini telah menjadi film terbaik yang pernah saya tonton.. Melihat film yang diadaptasi dari novel ini, kita akan diajak tertawa dan menangis..Kisah hidup seorang Forest, yang sejak lahir menderita idiot savant (mempunyai cacat mental tetapi menonjol di salah satu bidang)..Bisa bertemu 4 Presiden Amerika melalui 4 moment yang berbeda (mulai dari atlet lari, atlet pingpong, hingga veteran Perang).. Menyimak jalan hidupnya.. Sederhana..Polos..Tapi Luar Biasa…
Selentingan Tuhan Saat Hujan
Well, cerita ini dimulai saat saya mengantar Indri (pacar saya
) ke terminal..Cukup jauh sih dari kos, pastinya jaraknya
ga tau berapa tapi perjalanannya sekitar 25 menitan lah.. Bis nyampe cegatan bus, dada bye – bye (halah opo to..) Terus balik deh..
Pas balik tiba – tiba air menetes dari mulut (eh..salah, dari langit maksudnya)..Satu tetes, dua tetes, tiga tetes.. Pelan tapi pasti jadilah gerimis..Karena cuman gerimis, jadi saya cuekin aja..
Lama kelamaan, gerimis naik pangkat jadi hujan..Wkwkwkwk..
Cepet – cepet deh saya minggir make jas hujan.. Kebetulan saat itu ga cuma saya yang berteduh, ada 4 orangan lah..
Kunci langsung saya cabut masukkan ke belakang jok buat buka dashboard.. Saat tangan saya lagi sibuk buka kunci, mata saya malah seliweran ga jelas..Nah, tiba – tiba mata saya tertuju pada motor disebelah saya, dikendarai oleh bapak – bapak..
Karena hujan tambah galak, bapak itu tergesa – gesa hingga lupa menaikkan standardnya.. Nah spontan mulut saya bilang “Paaaak, standardnya..!!”
Saya (ingin) Berhenti Merokok
Note : Sebelum anda meneruskan membaca, artikel ini bukan berisi tips untuk berhenti merokok, tapi “curhatan” perokok yang kepengen banget berhenti merokok (sekaligus minta do’anya semoga bisa berhenti merokok)..
Merokok.. Ya, biar kata MUI bilang merokok itu haram..Biar kata di bungkus rokok ditulisin “Merokok dapat menyebabkan kanker, impotensi, bla.. bla.. bla..” tapi rasanya susaaaaaahhh sekali meninggalkan kebiasaan ini.. (bahkan saat posting tulisan ini pun saya kepingin merokok)..
Kalau hidup itu seperti radio, akan saya rewind hingga saat saya pertama kali mengenal rokok, saat saya pertama kali menghisap rokok.. Kelas 3 SMP..(Saat itu saya memang sedang bandel – bandelnya..)..Karena..Sekali menghisap rokok, konon katanya.. Nikotin dalam rokok akan tiba diotak kita dan menyulutkan rasa nikmat, meningkatkan denyut jantung..Semacam perasaan “ekstravaganza”.. Nikotin lah yang membuat kecanduan, tapi rokok lah yang membunuh para perokok.. This is why I must stop smoking… When I’m smoking, my cigarette is the one who smoke me, not me!! (Just like the picture..)
Pemerintah Inggris dalam rilisnya menyatakan 70% perokok ingin berhenti tapi terhalang oleh kekuatan nikotin dalam diri mereka.
Action on Smoking dan Health (ASH), sebuah lembaga amal internasional merilis : “Hanya satu dari lima orang yang berusaha berhenti merokok berhasil menghentikan kebiasaan mereka selama satu tahun, sedangkan 3% berhasil menghentikan kebiasaan tersebut dengan keinginan kuat saja
Sekilas Tentang Internet Sehat
Teknologi..selalu membuka banyak peluang..termasuk peluang untuk disalah gunakan..Termasuk didalamnya teknologi internet.. Buanyak sekali manfaat yang dapat kita peroleh dari internet, bagi saya pribadi..Internet sangat banyak membantu saya belakangan ini terutama dalam menyelesaikan Tugas Akhir saya (kebetulan TA saya ini membuat software, sehingga hampir 60% listing yang saya buat ini hasil dari diskusi di forum, copy paste dari situs,dlsb).. Belakangan ini, saya juga lagi kena FB addicted ma blog addicted.. Yah..itung2 buat ngisi waktu luang pa nunggu download-an kelar..
Namun, saya juga punya pengalaman buruk dengan internet ini..Mulai dari komputer kena virus gara – gara niatnya download crack pa cheat eh..ternyata sudah terinfeksi virus..Hingga pengalaman negatif (beda lho dengan pengalaman buruk) seperti : situs – situs dan media por**o (saya sendiri sebenarnya belum pernah download yang kaya gituan, cuma konon kabarnya temen – temen dapet film, gambar, pa media kaya gituan dari internet)..
Terkadang saya berpikir, besok kalau saya sudah nikah, punya anak terus pasang internet..Bahaya ga ya?? Anggap saja rumusnya begini : Saya lebih tidak gaptek dari ayah saya..Lha jangan – jangan nanti anak saya jauh lebih ga gaptek dari saya terus nanti anak saya ini make internet untuk hal yang negatif..
Nah, semuanya kembali ke seruan Mantan Presiden Amerika, Bill Clinton yang menyatakan bahwa :
“We must recognize that in the end, the responsibility for our children’s safety will rest largely with their parents. Cutting-edge technology and criminal prosecutions cannot substitute for responsible mothers and fathers. Parents must make the commitment to sit down with their children and learn together about the benefits and challenges of the Internet. And parents, now that the tools are available, will have to take upon themselves the responsibility of figuring out how to use them.”
Persahabatan itu…. (Sebuah Pengantar untuk Buku Angkatan)
Assalamu ‘alaikum wr wb..
“Persahabatan bagai kepompong..Mengubah ulat menjadi kupu – kupu…” Itu kata Sindentosca
“Persahabatan itu seperti pohon..Pada awalnya kita masih jadi satu di tunas..Namun, seiring dengan berjalannya waktu..Kita mulai berpisah.. Kekanan.. Kekiri.. Keatas.. Kebawah… Kesamping..Yang masih satu batang berpisah dicabang…Lalu berpisah diranting..” Itu kata Bubin Lantang..
“Persahabatan adalah Angkatan 2004″ Itu kata saya..
Menjadi bagian dari kalian adalah hadiah terindah Tuhan sekaligus kebanggan bagi saya.. Persahabatan kita, adalah sebuah perjalanan panjang..Perjalanan untuk berbagi suka – duka, tertawa – menangis, didengarkan – diabaikan, dipuji – dihujat..Namun kita telah melaluinya, mengatasinya, bahkan bertumbuh bersama karenanya.

















