The Daniels Blog

Berpikir, Berpendapat, dan Berbagi

To Be A Great Best Leader

leadership

Update Note : Postingan saya ini pernah dikritik oleh Pak Romi Satria Wahono di sebuah seminar perihal orisinalitasnya.. Kepada Pak Romi, ma kasi atas kritiknya.. Semoga bisa jadi pembelajaran buat saya..Walau sebenarnya niatan saya tidak lebih untuk berbagi “sesuatu” yang pantas dibagi ke temen – temen semua.. (Halah.. Bilang aja lagi ga mood pa lagi males nulis🙂 )

by : Peter Lim

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears. GLENN CLARK.

Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang disegani / dihomati dan bukanlah pemimpin yang ditakuti. Pemimpin yang ditakuti, hanya akan mendapatkan rasa nunduk di depan dan nanduk di belakang. Untuk menjadi pemimpin yang disegani dan dihormati maka seorang pemimpin haruslah :

  • PATIENCE & WISDOM : Dalam segala hal, kesabaran dan kebijaksanan harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Dia mampu memahami dan mengerti dengan baik MENGAPA seseorang bisa jadi demikian, yang dulunya tidak ? Melalui kesabaran dan kebijaksanaan, seorang pemimpin akan menemukan solusi – solusi yang konstruktif untuk memotivasi bawahannya agar senantiasa berada di jalur yang benar serta produktif melaksanakan pekerjaan – pekerjaan yang didelegasikan. “Success usually comes to those who are too busy to be looking for it” – HENRY DAVID THOREAU (1817-1862)
  • BE A GOOD LISTENER : Seorang peminpin selain mampu mendelegasikan / mengarahkan / menginstruksikan bawahannya melaksanakan tugas seoptimal mungkin tetapi juga mampu menjadi pendengar yang baik. Sebagai pendengar yang baik, seorang pemimpin akan mendapatkan beraneka ragam informasi, baik untuk introspeksi diri maupun peningkatkan potensi bawahan. “I have often regretted my speech, never my silence.” – XENOCRATES (396 – 314 B.C.)
  • SOLVING PROBLEM : Seorang pemimpin haruslah senantiasa meningkatkan potensi diri dan tanggap terhadap lingkungan sekitarnya serta tidak gatek (* Gagap teknologi). Setiap permasalahan yang timbul, selain memberi kesempatan kepada bawahannya untuk memberikan solusi, dia juga telah menyediakan solusi yang bisa diterima dan dipahami oleh bawahannya.  Dalam hal ini, sifat otoriter dan pemaksaan kehendak TIDAK akan terjadi. “The significant problems we face cannot be solved at the same level of thinking we were at when we created them.” – ALBERT EINSTEIN (1879 – 1955)
  • RESPONSIBILITY : Disamping berani bertanggungjawab atas apapun yang terjadi, seorang pemimpin juga harus berani berkorban untuk bawahannya, baik dalam bentuk waktu, tenaga, materi maupun perasaan. Lari dari kenyataan atau menolak realita yang terjadi adalah salah satu penyebab gagalnya fungsi kepemimpinan.
  • FAIR : Penghargaan dan rasa hormat akan timbul jika seorang pemimpin senantiasa adil bertindak, yang tanpa adanya unsur – unsur diskriminasi, baik dari sisi ras, agama, aliran, gender maupun bahasa. Yang BENAR = BERHASIL diberi penghargaan dan SALAH = GAGAL diberi sanksi. “Talent does what it can; genius does what it must.” – EDWARD GEORGE BULWER – LYTTON (1803 – 1873)
  • GOOD SAMPLE : Karena akan selalu dijadikan contoh / panutan maka seorang pemimpin HARUS mampu  memberikan suri tauladan yang baik, baik dari sikap / prilaku, bahasa (* Tutur kata) dan penampilan. Pemimpin yang berhasil, umumnya adalah pemimpin yang memiliki moralitas yang terjaga, terbina dan terkontrol dengan baik. Segala hal yang bertentangan dengan moralitas, telah sirna dari kehidupannya. “Good people do not need laws to tell them to act responsibly, while bad people will find a way around the laws.” – PLATO (427 – 347 B.C.)
  • NEVER GIVE UP : Baik dalam keadaan berhasil maupun gagal, seorang pemimpin HARUS mampu menunjukkan bahwa dirinya penuh dengan vitalitas / semangat juang yang tanpa menyerah. Contoh motivasi yang baik ini, akan membuat segenap bawahan senantiasa semangat melaksanakan apapun yang didelegasikan. “I have not failed. I’ve just found 10,000 ways that won’t work.” – THOMAS ALVA EDISON (1847 – 1931)
  • LOW PROFILE : Walaupun memiliki otoritas dan wewenang yang penuh, seorang pemimpin hendaknya senantiasa rendah hati dan tidak sombong ibarat PADI YANG AKAN SEMAKIN MENUNDUK JIKA SEMAKIN BERISI. Seorang pemimpin sangat menyadari bahwa KESUKSESAN dan KEGAGALAN nya sangatlah ditentukan oleh kontribusi bawahannya. “Be nice to people on your way up because you meet them on your way down.” – JIMMY DURANTE
  • NOBODY IS PERFECT. Seorang pemimpin sangat menyadari akan keterbatasannya dan tidak akan segan atau malu meminta maaf jika salah. Kebesaran sifat kepemimpinan ini akan membuat siapapun kagum dan segan serta 100 % akan mau serta senang melaksanakan apapun yang diinstruksikan. “The true measure of a man is how he treats someone who can do him absolutely no good.” – SAMUEL JOHNSON (1709 – 1784)

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang bermakna bagi kehidupan semua orang.

Februari 24, 2009 - Posted by | Saya Memandang Kehidupan |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: