The Daniels Blog

Berpikir, Berpendapat, dan Berbagi

First Note : Bersyukur dan Berbahagia…

Halo blog-ku.. sudah lama rasanya aku ga “menyentuhmu” maafkan aku yang telah melupakanmu..

Well, setelah sekian lama saya “menghilang” dari dunia blogging.. Hari ini.. Jam ini.. Menit ini.. dan Detik ini.. Saya putuskan untuk “back in the line”..  Tapi jujur saya agak bingung, mo nulis apa, tapi saya punya note yang sebelumnya saya publish di Facebook, yang saya forward dari situs http://www.andriewongso.com/.. Yang saya nobatkan sebagai “first note” saya setelah berbulan – bulan ngilang… he3..

Sebuah cerita yang sungguh inspiratif.. Tentang kisah kehidupan..

Anyway, ga usah cas.. cis.. cus lagi.. begini ceritanya (kaya acara hantunya “caroline zahrie” dulu..he3) :

bersyukurAlkisah, ada seorang pedagang kaya yang merasa dirinya tidak bahagia. Dari pagi-pagi buta, dia telah bangun dan mulai bekerja. Siang hari bertemu dengan orang-orang untuk membeli atau menjual barang. Hingga malam hari, dia masih sibuk dengan buku catatan dan mesin hitungnya. Menjelang tidur, dia masih memikirkan rencana kerja untuk keesokan harinya. Begitu hari-hari berlalu.
Suatu pagi sehabis mandi, saat berkaca, tiba-tiba dia kaget saat menyadari rambutnya mulai menipis dan berwarna abu-abu. “Akh. Aku sudah menua. Setiap hari aku bekerja, telah menghasilkan kekayaan begitu besar! Tetapi kenapa aku tidak bahagia? Ke mana saja aku selama ini?”

Setelah menimbang, si pedagang memutuskan untuk pergi meninggalkan semua kesibukannya dan melihat kehidupan di luar sana. Dia berpakaian layaknya rakyat biasa dan membaur ke tempat keramaian.

“Duh, hidup begitu susah, begitu tidak adil! Kita telah bekerja dari pagi hingga sore, tetapi tetap saja miskin dan kurang,” terdengar sebagian penduduk berkeluh kesah.


Di tempat lain, dia mendengar seorang saudagar kaya; walaupun harta berkecukupan, tetapi tampak sedang sibuk berkata-kata kotor dan memaki dengan garang. Tampaknya dia juga tidak bahagia.

Si pedagang meneruskan perjalanannya hingga tiba di tepi sebuah hutan. Saat dia berniat untuk beristirahat sejenak di situ, tiba-tiba telinganya menangkap gerak langkah seseorang dan teriakan lantang, “Huah! Tuhan, terima kasih. Hari ini aku telah mampu menyelesaikan tugasku dengan baik. Hari ini aku telah pula makan dengan kenyang dan nikmat. Terima kasih Tuhan, Engkau telah menyertaiku dalam setiap langkahku. Dan sekarang, saatnya hambamu hendak beristirahat.”

Setelah tertegun beberapa saat dan menyimak suara lantang itu, si pedagang bergegas mendatangi asal suara tadi. Terlihat seorang pemuda berbaju lusuh telentang di rerumputan. Matanya terpejam. Wajahnya begitu bersahaja.

Mendengar suara di sekitarnya, dia terbangun. Dengan tersenyum dia menyapa ramah, “Hai, Pak Tua. Silahkan beristirahat di sini.”

“Terima kasih, Anak Muda. Boleh bapak bertanya?” tanya si pedagang.

“Silakan.”

“Apakah kerjamu setiap hari seperti ini?”

“Tidak, Pak Tua. Menurutku, tak peduli apapun pekerjaan itu, asalkan setiap hari aku bisa bekerja dengan sebaik2nya dan pastinya aku tidak harus mengerjakan hal sama setiap hari. Aku senang, orang yang kubantu senang, orang yang membantuku juga senang, pasti Tuhan juga senang di atas sana. Ya kan? Dan akhirnya, aku perlu bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan atas semua pemberiannya ini”.

Teman – temanku semua, hidup ini adalah seperti lomba lari marathon, yang bisa kita lakukan hanyalah berusaha menikmati setiap checkpoint atau setiap bagian dalam perlombaan ini.. Cara terampuh untuk menikmatinya adalah dengan bersyukur kepada Tuhan atas segala yang telah kita miliki..

Karena hidup adalah sebuah perjalanan untuk mencari kebahagiaan, dan didalamnya kita meninggalkan kebahagiaan yang sudah ada untuk mencari kebahagiaan lainnya…

Namun kebahagiaan sebanyak apapun tidak akan pernah cukup bagi orang yang kufur..

Untuk itulah, jangan sampai kita menjadi budak materi.. teruslah berbuat dan bekerja yang terbaik tanpa mengharap pamrih..Mari kita berusaha memberikan yang terbaik bagi diri kita sendiri, lingkungan kita, dan bagi manusia-manusia lainnya. Sehingga, kita senantiasa bisa menikmati hidup ini penuh dengan sukacita, syukur, dan bahagia. Seperti lirik lagu d’Massive :

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini

Tak ada artinya lagi
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini

Melakukan yang terbaik
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar

Semoga Bisa menginspirasi…

Agustus 14, 2009 - Posted by | Cerita Saya, Saya Memandang Kehidupan

2 Komentar »

  1. akhirnya apdet blog juga😀
    heheh
    salam kenal🙂

    Komentar oleh Huang | Agustus 28, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: