The Daniels Blog

Berpikir, Berpendapat, dan Berbagi

Father’s Story

Selamat hari Ibu!! Ya, hari ini 22 Desember 2009, Dunia memperingatinya sebagai hari ibu.. Ibu, Mama, Emak, Mami, Bunda, Umi atau apapun istilahnya harusnya menjadi sosok yang paling kita hormati, kita sayangi, mengingat begitu besarnya cinta dan kasihnya dalam merawat kita dari kita masih kecil hingga dewasa… Tak ada yang bisa kita lakukan untuk bisa membayar lunas setiap tetes keringatnya, tulus do’anya, sabar hatinya.. Saya memiliki cerita yang sungguh luar biasa tentang ibu kita… Bergetar hati saya ketika membaca cerita tentang ibu ini… Sungguh inspiratif…

Tapi kenapa disini saya tulis father’s story?? Bukankah seharusnya mother’s story?? Ya.. dihari Ibu ini, kita memang diajak untuk mengingat, mengenang, dan berterima kasih kepada Ibu kita.. Namun.. saya rasa bukan berarti kita lantas mengenyampingkan peran ayah kita..

Hmmm…Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Baca lebih lanjut

Desember 22, 2009 Posted by | Cerita Saya, Saya Memandang Kehidupan | , , , | Tinggalkan komentar

Cerita Si Anak Kerang

Cerita ini saya forward dari email temen sekantor saya.. Cukup inspiratif.. Satu lagi cerita yang bisa menjadi penggugah atau pembangkit motivasi kita dalam menjalani kehidupan. Membuat kita untuk lebih bisa bersabar dan mencoba melihat segala sesuatunya dari sisi yang positif.. Bahwa sesuatu kejadian pasti ada hikmahnya… 🙂

Enjoy this story….

Didasar lautan daerah Sorong Papua barat hiduplah sekeluarga kerang,mereka sangat berbahagia.Kedua orang tua kerang tsb sangat menyayangi anak nya demikian juga dengan sang anak,selain menyayangi orang tuanya mereka juga sangat menghormati nya.Setiap hari mereka saling mengisi dan melengkapi kehidupan mereka.Sang anak setiap hari bermain riang gembira tak terkira.Perlahan tapi pasti seiring berjalannya waktu sang anak kerang mulai beranjak dewasa.Tempat bermain mereka yang tadinya hanya disekitar rumah mereka mulai bergeser agak menjauh dari rumah.Orang tua kerang yang tadinya selalu bisa mengawasi anak2nya bermain mulai kerepotan ketika harus mencari mereka utuk ajak makan bersama.
Baca lebih lanjut

Desember 4, 2009 Posted by | Cerita Saya, Saya Memandang Kehidupan | | 2 Komentar

Makna Sebuah Titipan by WS Rendra

cahaya-ilahi_717_lSeringkali aku berkata,

Ketika semua orang memuji milikku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan

Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya

Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya

Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya

Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

 

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya :

Mengapa Dia menitipkan padaku ???

Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???

Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???

  Baca lebih lanjut

Agustus 30, 2009 Posted by | Cerita Saya, Pemikiran dan Pendapat Saya, Saya Memandang Kehidupan | | 4 Komentar

First Note : Bersyukur dan Berbahagia…

Halo blog-ku.. sudah lama rasanya aku ga “menyentuhmu” maafkan aku yang telah melupakanmu..

Well, setelah sekian lama saya “menghilang” dari dunia blogging.. Hari ini.. Jam ini.. Menit ini.. dan Detik ini.. Saya putuskan untuk “back in the line”..  Tapi jujur saya agak bingung, mo nulis apa, tapi saya punya note yang sebelumnya saya publish di Facebook, yang saya forward dari situs http://www.andriewongso.com/.. Yang saya nobatkan sebagai “first note” saya setelah berbulan – bulan ngilang… he3..

Sebuah cerita yang sungguh inspiratif.. Tentang kisah kehidupan..

Anyway, ga usah cas.. cis.. cus lagi.. begini ceritanya (kaya acara hantunya “caroline zahrie” dulu..he3) :

bersyukurAlkisah, ada seorang pedagang kaya yang merasa dirinya tidak bahagia. Dari pagi-pagi buta, dia telah bangun dan mulai bekerja. Siang hari bertemu dengan orang-orang untuk membeli atau menjual barang. Hingga malam hari, dia masih sibuk dengan buku catatan dan mesin hitungnya. Menjelang tidur, dia masih memikirkan rencana kerja untuk keesokan harinya. Begitu hari-hari berlalu.
Suatu pagi sehabis mandi, saat berkaca, tiba-tiba dia kaget saat menyadari rambutnya mulai menipis dan berwarna abu-abu. “Akh. Aku sudah menua. Setiap hari aku bekerja, telah menghasilkan kekayaan begitu besar! Tetapi kenapa aku tidak bahagia? Ke mana saja aku selama ini?”

Setelah menimbang, si pedagang memutuskan untuk pergi meninggalkan semua kesibukannya dan melihat kehidupan di luar sana. Dia berpakaian layaknya rakyat biasa dan membaur ke tempat keramaian.

“Duh, hidup begitu susah, begitu tidak adil! Kita telah bekerja dari pagi hingga sore, tetapi tetap saja miskin dan kurang,” terdengar sebagian penduduk berkeluh kesah.

Baca lebih lanjut

Agustus 14, 2009 Posted by | Cerita Saya, Saya Memandang Kehidupan | 2 Komentar

Hidup Bukan Sekedar Untuk Hidup

“Your successes and happiness are forgiven you only if you generously consent to share them. – Kesuksesan dan kebahagiaan akan sangat berarti jika kau mau berbagi dengan orang lain.”

Albert Camus

Untuk dapat sekedar hidup, mungkin kita tidak perlu bersusah payah mencari peluang ataupun memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas dan manfaat diri kita. Namun sebagai mahluk yang paling spesial diantara mahluk 6a00e54ed0df528833011278d755d728a4-800wi1ciptaan Tuhan YME, kita berkewajiban untuk mendapatkan kehidupan yang berarti. Kita harus berupaya semaksimal mungkin. Sebuah pepatah bijak menyebutkan, “Find a meaningful need and fill it better than anyone else. – Kejarlah sesuatu yang bermakna, dan gunakanlah setiap peluang yang ada secara lebih baik dari siapapun.”

Ada beberapa langkah untuk menjadikan kehidupan kita menjadi lebih berarti. Langkah pertama adalah memperbesar kemauan untuk belajar. Manusia mempunyai pikiran yang luar biasa, maka gunakan pikiran tersebut untuk belajar menciptakan kemajuan-kemajuan dalam hidup. Kita dapat belajar dari berbagai hal, diantaranya adalah belajar kepada pengalaman hidup, kegagalan, kejadian sehari-hari, orang lain dan sebagainya. Maka tingkatkan terus kemauan belajar.

Langkah kedua supaya kehidupan kita lebih berati adalah mencoba melakukan sesuatu agar lebih dekat dengan impian yang diidamkan. Bekerjalah lebih keras, lebih aktif atau produktif. Langkah ini sangat efektif dalam meningkatkan kemungkinan mendapatkan uang, kekayaan atau segala sesuatu yang berharga bagi manusia.

Satu hal yang patut dijadikan pedoman bahwasanya kerja keras itu bukan semata-mata mengejar 5 P, yaitu power (kekuasaan), position (posisi), pleasure (kesenangan), prestige (kewibawaan) dan prosperity (kekayaan). Setiap usaha yang hanya berorientasi kepada lima hal tersebut memang menjamin kesuksesan atau bahkan hasil yang melimpah ruah, tetapi tidak menjamin sebuah akhir yang menyenangkan. Contohnya adalah sebuah fakta tentang delapan orang miliarder di Amerika Serikat yang berkumpul di Hotel Edge Water Beach di Chicago, Illionis pada tahun 1923. Mereka adalah orang-orang yang sangat sukses, tetapi mengalami nasib tragis 25 tahun kemudian.

Baca lebih lanjut

Maret 4, 2009 Posted by | Saya Memandang Kehidupan | | 3 Komentar

To Be A Great Best Leader

leadership

Update Note : Postingan saya ini pernah dikritik oleh Pak Romi Satria Wahono di sebuah seminar perihal orisinalitasnya.. Kepada Pak Romi, ma kasi atas kritiknya.. Semoga bisa jadi pembelajaran buat saya..Walau sebenarnya niatan saya tidak lebih untuk berbagi “sesuatu” yang pantas dibagi ke temen – temen semua.. (Halah.. Bilang aja lagi ga mood pa lagi males nulis 🙂 )

by : Peter Lim

If you wish to travel far and fast, travel light. Take off all your envies, jealousies, unforgiveness, selfishness, and fears. GLENN CLARK.

Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang disegani / dihomati dan bukanlah pemimpin yang ditakuti. Pemimpin yang ditakuti, hanya akan mendapatkan rasa nunduk di depan dan nanduk di belakang. Untuk menjadi pemimpin yang disegani dan dihormati maka seorang pemimpin haruslah :

  • PATIENCE & WISDOM : Dalam segala hal, kesabaran dan kebijaksanan harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Dia mampu memahami dan mengerti dengan baik MENGAPA seseorang bisa jadi demikian, yang dulunya tidak ? Melalui kesabaran dan kebijaksanaan, seorang pemimpin akan menemukan solusi – solusi yang konstruktif untuk memotivasi bawahannya agar senantiasa berada di jalur yang benar serta produktif melaksanakan pekerjaan – pekerjaan yang didelegasikan. “Success usually comes to those who are too busy to be looking for it” – HENRY DAVID THOREAU (1817-1862)
  • BE A GOOD LISTENER : Seorang peminpin selain mampu mendelegasikan / mengarahkan / menginstruksikan bawahannya melaksanakan tugas seoptimal mungkin tetapi juga mampu menjadi pendengar yang baik. Sebagai pendengar yang baik, seorang pemimpin akan mendapatkan beraneka ragam informasi, baik untuk introspeksi diri maupun peningkatkan potensi bawahan. “I have often regretted my speech, never my silence.” – XENOCRATES (396 – 314 B.C.)
  • SOLVING PROBLEM : Seorang pemimpin haruslah senantiasa meningkatkan potensi diri dan tanggap terhadap lingkungan sekitarnya serta tidak gatek (* Gagap teknologi). Setiap permasalahan yang timbul, selain memberi kesempatan kepada bawahannya untuk memberikan solusi, dia juga telah menyediakan solusi yang bisa diterima dan dipahami oleh bawahannya.  Dalam hal ini, sifat otoriter dan pemaksaan kehendak TIDAK akan terjadi. “The significant problems we face cannot be solved at the same level of thinking we were at when we created them.” – ALBERT EINSTEIN (1879 – 1955) Baca lebih lanjut

Februari 24, 2009 Posted by | Saya Memandang Kehidupan | | Tinggalkan komentar

Persahabatan itu…. (Sebuah Pengantar untuk Buku Angkatan)

11

Assalamu ‘alaikum wr wb..

“Persahabatan bagai kepompong..Mengubah ulat menjadi kupu – kupu…” Itu kata Sindentosca

“Persahabatan itu seperti pohon..Pada awalnya kita masih jadi satu di tunas..Namun, seiring dengan berjalannya waktu..Kita mulai berpisah.. Kekanan.. Kekiri.. Keatas.. Kebawah… Kesamping..Yang masih satu batang berpisah dicabang…Lalu berpisah diranting..” Itu kata Bubin Lantang..

“Persahabatan adalah Angkatan 2004”   Itu kata saya..

Menjadi bagian dari kalian adalah hadiah terindah Tuhan sekaligus kebanggan bagi saya.. Persahabatan kita, adalah sebuah perjalanan panjang..Perjalanan untuk berbagi suka – duka, tertawa – menangis, didengarkan – diabaikan, dipuji – dihujat..Namun kita telah melaluinya, mengatasinya, bahkan bertumbuh bersama karenanya.

Baca lebih lanjut

Januari 23, 2009 Posted by | Cerita Saya, Pemikiran dan Pendapat Saya, Saya Memandang Kehidupan | | 3 Komentar

When The Children Cry (Death)..

by : White Lion Click here to downloads this song

Little Child
Dry your crying eyes
how can I explain
the fear you feel inside
cause you were born
into this EVIL WORLD
where man is killing man
but no one knows just Why??picphp
What have we become
just look what we have done
all that we destroyed
you must build again

Baca lebih lanjut

Januari 13, 2009 Posted by | Cerita Saya, Saya Memandang Kehidupan | , , | Tinggalkan komentar