The Daniels Blog

Berpikir, Berpendapat, dan Berbagi

Pendekatan Berorientasi Objek

untitledPendekatan berorientasi objek merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya. Pada postingan saya ini merupakan bagian kedua dari overview penelitian Tugas Akhir saya (bagian pertama klik disini) yang akan membahas mengenai pendekatan yang saya gunakan untuk mengembangkan sistem perencanaan proses pemesinan berbasis sistem pakar untuk part rotationalyaitu Pengembangan Berorientasi objek

Pengembangan berorientasi objek berbeda dari pengembangan konvenisonal yang memandang perangkat lunak sebagai fungsi dan data yang terisolasi. Pandangan ini dapat dinyatakan dengan persamaan yang dikemukakan oleh Niklaus Wirth sebagai berikut [Har04] :

Algoritma + Struktur Data = Program

Persamaan itu menyatakan bahwa program perangkat lunak adalah sekumpulan mekanisme yang melakukan aksi – aksi pada data tertentu. Dengan demikian, pada pendekatan tersebut terdapat dua hal berbeda yang saling melengkapi dalam memandang pembangunan perangkat lunak, yaitu berfokus pada fungsi atau berfokus pada data.

Pada pendekatan konvensional, kebanyakan berfokus pada fungsi. Namun juga terdapat pendekatan yang fokus pada data terutama pada kubu basis data dan pemodelan informasi. Sementara itu, pandangan berorientasi objek berpusat pada objek yang mengkombinasikan data dan fungsionalitas. Keduanya dilakukan secara sekaligus, tidak hanya berfokus pada satu kubu saja. Berorientasi objek adalah diatasnya, objek yang didalamnya terkandung data sekaligus fungsi – fungsinya. Namun objek adalah memiliki layanan – layanan yang diberikan. Meskipun sepertinya terlihat sepele,hal ini merupakan pergeseran fokus yang sedemikian sederhana, namun mengakibatkan perubahan – perubahan proses pengembangan sistem yang radikal dan drastis karena mempengaruhi cara pandang dalam melihat unti – unit terkecil pembentuk sistem perangkat lunak.

Pendekatan berorientasi objek adalah cara memandang persoalan dengan menggunakan model – model yang diorganisasikan seputar konsep objek yang mengkombinasikan struktur data dan perilaku suatu entitas. Pada pendekatan ini, organisasi perangkat lunak adalah sebagai kumpulan objek diskrit yang saling bekerja sama, berkomunikasi, dan berinteraksi menuju sasaran tertentu

Baca lebih lanjut

Januari 31, 2009 Posted by | Saya dan Teknik Industri | | 5 Komentar