Makna Sebuah Titipan by WS Rendra
Ketika semua orang memuji milikku
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya :
Mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
First Note : Bersyukur dan Berbahagia…
Halo blog-ku.. sudah lama rasanya aku ga “menyentuhmu” maafkan aku yang telah melupakanmu..
Well, setelah sekian lama saya “menghilang” dari dunia blogging.. Hari ini.. Jam ini.. Menit ini.. dan Detik ini.. Saya putuskan untuk “back in the line”.. Tapi jujur saya agak bingung, mo nulis apa, tapi saya punya note yang sebelumnya saya publish di Facebook, yang saya forward dari situs http://www.andriewongso.com/.. Yang saya nobatkan sebagai “first note” saya setelah berbulan – bulan ngilang… he3..
Sebuah cerita yang sungguh inspiratif.. Tentang kisah kehidupan..
Anyway, ga usah cas.. cis.. cus lagi.. begini ceritanya (kaya acara hantunya “caroline zahrie” dulu..he3) :
Alkisah, ada seorang pedagang kaya yang merasa dirinya tidak bahagia. Dari pagi-pagi buta, dia telah bangun dan mulai bekerja. Siang hari bertemu dengan orang-orang untuk membeli atau menjual barang. Hingga malam hari, dia masih sibuk dengan buku catatan dan mesin hitungnya. Menjelang tidur, dia masih memikirkan rencana kerja untuk keesokan harinya. Begitu hari-hari berlalu.
Suatu pagi sehabis mandi, saat berkaca, tiba-tiba dia kaget saat menyadari rambutnya mulai menipis dan berwarna abu-abu. “Akh. Aku sudah menua. Setiap hari aku bekerja, telah menghasilkan kekayaan begitu besar! Tetapi kenapa aku tidak bahagia? Ke mana saja aku selama ini?”
Setelah menimbang, si pedagang memutuskan untuk pergi meninggalkan semua kesibukannya dan melihat kehidupan di luar sana. Dia berpakaian layaknya rakyat biasa dan membaur ke tempat keramaian.
“Duh, hidup begitu susah, begitu tidak adil! Kita telah bekerja dari pagi hingga sore, tetapi tetap saja miskin dan kurang,” terdengar sebagian penduduk berkeluh kesah.
Antara Forest Gump dan Janji ALLAH
“Life was like a box of chocolate, you’ll never know what you’re gonna get”
“Put the past behind before you can move on”
“Miracles happen everyday”
- Forest Gump -
Hidup ini seperti sekotak coklat, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan kita dapat… Kita akan selalu membayangkan coklat yang manis..Namun, belum tentu coklat yang kita rasakan ini manis.. Sometimes the things go wrong, kadang kita merasa kalau hidup itu mengecewakan.. Sehingga rasanya kita ingin “memuntahkan” coklat ini.. Kalau diantara temen – temen pernah menonton film atau baca novelnya, tentunya masih ingat saat Letnan Dan, komandan Forest di Perang Vietnam..Yang bercita – cita untuk mati dalam perang (karena keluarganya mati turun temurun dalam perang) yang harus kehilangan kedua kakinya..Dan sangat membenci Forest karena menyelamatkannya dalam Perang Vietnam… Masih ingat adegan dimana si Letnan “protes” ke Tuhan di tengah laut saat badai…Hingga akhirnya… Tuhan dan Letnan “berdamai”
Forest Gump..Film yang dibintangi oleh Tom Hanks ini telah menjadi film terbaik yang pernah saya tonton.. Melihat film yang diadaptasi dari novel ini, kita akan diajak tertawa dan menangis..Kisah hidup seorang Forest, yang sejak lahir menderita idiot savant (mempunyai cacat mental tetapi menonjol di salah satu bidang)..Bisa bertemu 4 Presiden Amerika melalui 4 moment yang berbeda (mulai dari atlet lari, atlet pingpong, hingga veteran Perang).. Menyimak jalan hidupnya.. Sederhana..Polos..Tapi Luar Biasa…
Muhammad
“Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat – Nya bersalawat atas Nabi. Hai orang – orang beriman, bersalawatlah atasnya dan ucapkanlah keselamatan atasnya”
Riwayat Nabi Muhammad SAW, banyak sekali dirawayatkan dalam banyak literatur baik itu oleh kalangan ulama muslim Arab, hingga para sastrawan Barat.. Salah satu buku yang mengisahkan riwayat hidup Nabi Muhammad SAW dengan narasi dan detail cerita yang menarik dan mengagumkan adalah Buku karya Martins Lings (Abu Bakr Siraj al-Din) ini. Beliau menceritakan dengan begitu indah dan menyentuh, dengan pemilihan kata yang sangat mengagumkan.
Muhammad, sang Rasulullah memang luar biasa.. Satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi. Sedangkan buku ini adalah “reportase” yang indah yang berasal dari cerita orang – orang atau kaum yang hidup di zaman Nabi (seperti dengan tagline dari buku ini : Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik). Karena itu, seperti yang saya kutip dari pendapat Profesor Hamid Dabashi, dari Columbia University, bahwa buku ini akan dapat dibaca dengan sama nikmatnya baik oleh mereka yang sudah akrab dengan biografi Nabi maupun para “pendatang baru” yang membacanya untuk pertama kali.
Ibarat thriller sebuah film, pada postingan saya kali ini saya ingin menampilkan beberapa “cuplikan” dari buku ini..Buku ini membuat saya tersenyum, trenyuh, semangat melihat perjuangan Rasulullah menyebarkan agama Islam..Semoga dengan “thriller” ini temen – temen tertarik untuk membaca buku ini.
Gambar Kartunku…
As you see, ini kurang lebih penampakan rupa wujud asli saya.. Mo tahu cara bikinnya?? Teknik nya?? Toolnya??
Ehm.. Ehm.. Pastinya jangan nanya ke saya.. soalnya saya sendiri ga mudeng cara bikinnya seperti apa dan gimana??
Anyway, don’t worry..Kalo temen2 masi pada penasaran gimana cara bikinnya, mo tahu siapa temen saya yang kreatif, cerdas, dan imajinatif ini.. Just clik Alfin’s Site!!
Gambar ini sebenarnya adalah request saya sejak dahulu kala.. Sejak Belanda masih menjajah Indonesia (halah!!), dan akhirnya jadi juga deh..
Finally just visit Alfin’s Site if you wondering how this picture has made, maybe you can request him to cartoonize your face… Enjoy..
And Best Regards to ALFIN!!
Hidup Bukan Sekedar Untuk Hidup
“Your successes and happiness are forgiven you only if you generously consent to share them. – Kesuksesan dan kebahagiaan akan sangat berarti jika kau mau berbagi dengan orang lain.”
Albert Camus
Untuk dapat sekedar hidup, mungkin kita tidak perlu bersusah payah mencari peluang ataupun memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas dan manfaat diri kita. Namun sebagai mahluk yang paling spesial diantara mahluk
ciptaan Tuhan YME, kita berkewajiban untuk mendapatkan kehidupan yang berarti. Kita harus berupaya semaksimal mungkin. Sebuah pepatah bijak menyebutkan, “Find a meaningful need and fill it better than anyone else. – Kejarlah sesuatu yang bermakna, dan gunakanlah setiap peluang yang ada secara lebih baik dari siapapun.”
Ada beberapa langkah untuk menjadikan kehidupan kita menjadi lebih berarti. Langkah pertama adalah memperbesar kemauan untuk belajar. Manusia mempunyai pikiran yang luar biasa, maka gunakan pikiran tersebut untuk belajar menciptakan kemajuan-kemajuan dalam hidup. Kita dapat belajar dari berbagai hal, diantaranya adalah belajar kepada pengalaman hidup, kegagalan, kejadian sehari-hari, orang lain dan sebagainya. Maka tingkatkan terus kemauan belajar.
Langkah kedua supaya kehidupan kita lebih berati adalah mencoba melakukan sesuatu agar lebih dekat dengan impian yang diidamkan. Bekerjalah lebih keras, lebih aktif atau produktif. Langkah ini sangat efektif dalam meningkatkan kemungkinan mendapatkan uang, kekayaan atau segala sesuatu yang berharga bagi manusia.
Satu hal yang patut dijadikan pedoman bahwasanya kerja keras itu bukan semata-mata mengejar 5 P, yaitu power (kekuasaan), position (posisi), pleasure (kesenangan), prestige (kewibawaan) dan prosperity (kekayaan). Setiap usaha yang hanya berorientasi kepada lima hal tersebut memang menjamin kesuksesan atau bahkan hasil yang melimpah ruah, tetapi tidak menjamin sebuah akhir yang menyenangkan. Contohnya adalah sebuah fakta tentang delapan orang miliarder di Amerika Serikat yang berkumpul di Hotel Edge Water Beach di Chicago, Illionis pada tahun 1923. Mereka adalah orang-orang yang sangat sukses, tetapi mengalami nasib tragis 25 tahun kemudian.
Training Within Industry
Keberhasilan TOYOTA menjadi salah satu icon industri manufaktur dunia, membuat perusahaan ini ibarat DEWA di Jepang. Sehingga banyak sekali sekarang dibuat literatur – literatur yang membahas mengenai filosofi dan sistem produksi di TOYOTA ini. Sebut saja – yang paling populer – TOYOTA WAY karangan Jeffery K Liker, hingga THE ELEGANT SOLUTION oleh Matthew E. May. Seperti kita ketahui, pasca Perang Dunia II, negara Jepang hancur lebur ditangan Sekutu.. Hal ini tentunya berimbas pada hancurnya semua sektor kehidupan di Jepang termasuk didalamnya sektor industri.
Namun, seperti yang saat ini dapat kita sakasikan bersama, Jepang adalah salah satu raja industri di dunia..Kebangkitan industri di Jepang, selain karena karaketer orang Jepang sendiri yang pantang menyerah dan pekerja keras adalah kerendahan hatinya untuk belajar dari bangsa lain didunia termasuk di Amerika. Termasuk “Training With Industry” ini yang dengan sangat baik dapat diadopsi Jepang dari Amerika.
Melalui salah satu komunitas yang ada di Facebook yang dipelopori oleh Pak Chilmar Buchari, beliau adalah Meneger Produksi PT Yamaha Music Manufacturing Asia, saya banyak sekali mendapatkan informasi mengenai “Training With Industry”. Sekilas, materi yang disampaikan hampir sama dengan materi saat kuliah Lean Manufacturing System. Namun, tetap saja ada sesuatu yang berbeda, khas, dan informatif dari TWI ini.
Berikut adalah beberapa materi mengenai TWI yang saya coba sarikan dari blognya Pak Chilmar Buchari dan dari komunitas TWI di FB.
















